Cara Instalasi Fire Alarm Konvensional Yang Baik dan Benar

Cara Instalasi Fire Alarm Konvensional

Memasang fire alarm merupakan salah satu bentuk kesadaran akan bahaya bencana kebakaran. Mungkin kita pernah berfikir, apakah mungkin kita melakukan instalasi fire alarm sendiri untuk rumah kita? Atau tempat usaha kita?

Kita sebelumnya sudah mengetahui, bahwa terdapat 2 jenis fire alarm. Fire alarm addresssable dan fire alarm konvensional. Tipe apa yang bisa kita instalasi pada aset kita itu bergantung pada kebutuhan aset yang kita miliki.

cara instalasi fire alarm konvensional yang baik dan benar

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satunya, yaitu cara instalasi fire alarm konvensional.

Cara Instalasi Fire Alarm Konvensional

Sistem ini umumnya dipasang pada gedung atau area dengan skala kecil. Contohnya

  • Sekolahan
  • Toko dengan 1 lantai
  • Gudang
  • Perumahan
  • Aula
  • Hall
  • Maupun ruangan tertentu didalam gedung

Sistem ini tergolong simple, karena sistem ini menerima pemberitahuan langsung dari zona dan kemudian langsung memicu komponen keluaran atau output untuk merespon sinyal tersebut. Bisa berupa alarm bell, strobe, maupun indicating lamp.

Jenis ini merupakan jenis instalasi fire alarm paling sederhana dan dalam instalasinya hanya membutuhkan

Agar fungsinya lebih maksimal bisa juga ditambahkan dengan master control fire alarm.

cara instalasi fire alarm konvensional sesuai aturan pemerintah

Melakukan Instalasi

Ada beberapa tahapan dan perlengkapan untuk melakukan instalasi fire alarm konvensional. Yaitu diperlukan kabel berisi dua yang memiliki fungsi menghubungkan setiap detector dan ke panel alarm.

  • Menggunakan kabel listrik NYM 2×1.5mm atau NYMHY 2×1.5mm yang ditarik melalui pipa conduit.
  • Jika memang dibutuhkan, menggunaan kabel yang fire-proof terutama untuk menghubungkan ke panel dan sumber listrik 220V.
  • Pada tipe 2 wire, nama terminal pada detectornya adalah L(+) dan Lc(-).
  • Lalu dipasang pada kabel yang dihubungkan dengan Panel Fire Alarm pada terminal berlabel L dan C lain juga.
  • Setelah itu, setiap detector dihubungkan secara paralel.
  • Kemudian titik akhir detector tersebut akan dihubungkan dengan End of line (EOL). Detector yang terakhir ini dihubungkan dengan EOL resistor dan kapasitor.

cara instalasi fire alarm konvensional nfpa 72

Percayakan Instalasi Kepada Ahlinya

Setelah kita mengetahui informasi di atas, mungkin kita sudah memiliki sedikit gambaran dari rangkaian fire alarm konvensional. Bagi sebagian besar orang awam, pasti terlihat rumit, dan tidak praktis.

Pemasangan fire alarm juga tidak dapat dilakukan secara asal sambung kabel, melainkan memiliki aturan dan standart yang berlaku. Yaitu standart NFPA dan standart SNI.

Oleh sebab itu, lakukan konsultasi pemasangan fire alarm terlebih dahulu sebelum Anda melakukan pemasangan fire alarm. Untuk iformasi dan konsultasi bisa hubungi kami melalui menu kontak yang ada pada situs ini. Dapatkan penawaran harga yang menarik dari kami.

Recent Posts

Leave a Comment